cara pemesanan

Minggu, 19 Maret 2017

Obat gondok alami tanpa operasi


Penyakit tiroid atau gondok adalah penyakit yang dimana adanya pembesaran abnormal yang terjadi pada kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid ini merupakan kelenjar yang memiliki bentuk menyerupai kupu-kupu dan terdapat pada bagian pangkal leher yang tepatnya berada dibawah jakun anda. Perlu anda ketahui bahwa penyakit gondok tidak menimbulkan rasa sakit bagi para penderitanya, tetapi penyakit ini dapat menyebabkan batuk, kesulitan untuk bernafas dan menelan makanan. 

Penyakit gondok disebabkan karena gangguan pada kelenjar tiroid sehingga tidak dapat mensekresikan hormon tiroid sesuai kebutuhan tubuh dan selain itu gondok juga bisa disebabkan karena kurangnya kadar yodium didalam tubuh. Ada bermacam macam jenis penyakit gondok diantaranya seperti Gondok Konginetal, Gondok Edemik dan Kretinisme, Gondok Yodium, Gondok Koloid, Gondok Multinodular dan yang terakhir adalah Gondok Intrakea.

Lalu bagaimana cara mengatasi penyakit gondok tersebut tanpa harus melakukan operasi?. Langsung saja silahkan anda simak informasinya dibawah ini.

Obat gondok alami tanpa operasi 

 


Obat herbal agaricpro diramu dengan teknologi tinggi dan diawasi oleh pakar ahli. Sehingga dalam proses pengolahan kandungan Agaricpro di kemas dengan bentuk cair sachet siap minum, sehingga praktis dan mudah untuk proses penggunaanya. yakni seperti Madu murni yang sudah di terfermentasi, Extrak Sarang Semut, Sari manggis, Propolis, Agaricus Blazei Murill, yang serta di tambahkan extrak bunga rosella, Semua bahan yang berkhasiat tersebut disatu padukan sehingga terciptalah sebuat obat herbal yang berguna mengatasi berbagai penyakit

Agaricpro merupakan produk Herbal Madu terfermentasi yang multikompleks khasiatnya karena merupakan kombinasi dari berbagai tumbuhan herbal asli Indonesia seperti:
  • Madu Fermentasi,
  • Ekstrak Jamur Agaricus Blazei Murill,
  • Propolis,
  • Ekstrak Manggis,
  • Ekstrak Kelopak Bunga Rosella,
  • Ekstrak Sarang Semut,
  • Gula Aren.
  • Dari kombinasi tumbuhan herbal tersebut Produk Herbal AgaricPro mampu menghasilkan mikroba positif yang bekerja untuk merawat dan menjaga kesehatan tubuh. yang disebut Probiotik.

Penjelasan tentang Masing-masing kandungan Obat herbal kanker payudara Agaricpro

  • Jamur Agaricus Blazei Murril : Kanker, Tumor, Perlindungan Radiasi (udara, Sinar X, Ultraviolet, Anti oksidan), efektif untuk diabetes.
  • Ekstrak Kulit Manggis : Penyakit Jantung, Arteriosclerosis (plak pembuluh darah), Hipertensi, Trombosis, Antioksidan, Imunitas, Kanker Darah, Kanker paru, kanker Usus, Kanker Hati, Bronchitis.
  • Ekstrak Sarang Semut : Stroke, Darah Tinggi, Liver, Paru-Paru TBC, Kolesterol, Diabetes, Stamina Prima, Sakit Pinggang, Kesemutan, Kaku Punggung Belakang.
  • Propolis : Anti Biotik Alami, Anti Virus, Anti Bakteri, Anti Infeksi, Anti Pembekuan Pembuluh Darah, Untuk Kesehatan Mata.
  • Madu : Sumber Energy Untuk Stamina, Memperlambat Penyerapan Gula Darah Penyembuh Luka, Awet Muda (ANTI AGING).
  • Gula Aren : Mengontrol dan Membersihkan Saluran Pencernaan Mulai Dari Tenggorokan, Usus, Lambung, Sampai Saluran Pembuangan. Mengandung Reboplovin Untuk Stamina Tetap Prima.
  • Probiotik : Kesehatan Saluran Pencernaan, Melindungi Pencernaan dari Bakteri, Patogen, Kanker Kolon Usus, Gangguan Diare, Kontipasi.
  • Kelopak Bunga Rosella : Membantu tekanan darah tinggi, kolesterol, batuk, panas dalam, ambient, melancarkan peredaran darah, melancarkan kencing, buang air besar, memperbaiki saluran kencing dan ginjal, menurunkan kadar gula dalam darah/diabetes, menurunkan asam urat, mencegah kanker Menambah vitalitas dan kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu kesehatan mata, pengganti cairan elektrolit tubuh, mengontrol berat badan untuk program diet, memperbaiki pencernaan dan mencerahkan kulit, mencegah penuaan dini, menetralkan racun, menurunkan tingkat penggumpalan lemak di hati, mengurangi pusing dan migraine, bagi anak-anak, mempercepat, pertumbuhan otak karena mengandung omega-3 dan memacu pertumbuhan dna, melindungi dari infeksi kuman, anti bakteri

1 komentar: